Cara Menghitung Keuntungan Transaksi PLN Prabayar & Pascabayar

Cara Menghitung Keuntungan Transaksi PLN Prabayar & Pascabayar

Saat ini masih banyak rekan-rekan server pulsa yang belum memahami Cara Menghitung Keuntungan untuk Transaksi PLN Prabayar dan Pascabayar. Hal ini disebabkan rekan-rekan server pulsa belum memahami skema bisnis pembayaran yang berbeda dengan penjualan pulsa. Di bisnis pulsa tradisional, kita membeli stok atau saldo dengan nilai HPP (Harga Pokok Pembelian), kemudian kita jual dengan Harga Jual. Laba kotor transaksi pulsa adalah Harga Jual dikurangi HPP.

Bagaimana dengan transaksi Pembayaran seperti Pembayaran PLN Prabayar dan Pascabayar? Berikut penjelasannya.
Di bisnis pulsa, laba kotor kita adalah:

Laba Kotor = Harga Jual – HPP

Di bisnis pembayaran (PPOB) seperti PLN, Telkom Group, PDAM, TV Kabel, Multifinance, Kartu Kredit dll, laba kotor kita berasal dari Admin Bank dikurangi potongan atau bagian untuk switching. Admin Bank ini sebenarnya adalah Fee Transaksi yang boleh dikenakan Bank kepada pelanggan untuk setiap transaksi pembayaran. Admin Bank ini digunakan untuk membayar jasa perusahaan switching dan pelayanan pelanggan.

Laba Kotor = Admin Bank – Switching Fee.

Biaya admin yang disediakan oleh bank dan switching antara lain: Rp 1600, Rp 2000 dan Rp 2500. Untuk bank tertentu, ada yang menerapkan biaya admin Rp. 3000. Nilai biaya admin bank ini ada aturannya, tidak bisa seenaknya.

Jadi berapapun nilai transaksinya, apakah 20.000, 50.000, 100.000 atau 1 juta, tidak ada pengaruhnya ke laba kotor sebab nilai pembayaran tersebut BUKAN omset/penerimaan tapi titipan dari pelanggan kepada PLN atau Billers.

Contoh:

Anda menggunakan Admin Bank Rp. 1600, dari jumlah tersebut Anda mendapatkan Fee Rp 1350. Maka perusahaan switching hanya mengambil Rp 250 per transaksi. Bisa dipahami?

Apa bedanya dengan bisnis pulsa? Bedanya di cara penghitungan pajak. Jika Anda sudah PKP (Pengusaha Kena Pajak) maka Anda wajib mengenakan PPn 10% untuk penjualan pulsa, sementara untuk transaksi pembayaran Anda wajib mengenakan PPh. Besar PPh ini perlu ditanyakan ke Kantor Pajak atau Konsultan Pajak. Jika Anda mengenakan marjin seperti transaksi pulsa, tentu akan kacau jadinya sebab Anda harus mengenakan PPn 10%.

Silakan LIKE & SHARE artikel ini jika Anda menyukainya. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

Comments

  1. […] Cara Menghitung Keuntungan Transaksi PLN Prabayar & Pascabayar […]